Mengenal tanaman jahe

Aneh banget jika ada orang yang tidak tau jahe. Ya,  tanaman yang memiliki nama lain zingiber officinale ini memiliki banyak kandungan manfaat yang baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh sehingga sangat menarik untuk di bahas dalam tulisan indorempah kali ini. 

Pertama yang harus kita ketahui dari mana asal mula tanaman jahe ini? Menurut para sepuh (ahli) tanaman herbal jahe ini merupakan tanaman asli dari asia tropik yang pertama kali banyak ditemukan di daerah cina hingga india yang memungkinkan kedua negara ini menjadi negara asal mula tanaman jahe. Karena banyaknya keragaman genetik yang muncul di berbagai negara seperti myanmar dan indonesia maka ada varian khas jahe asli wilayah tersebut seperti contohnya jenis jahe yang ada di indonesia yaitu jahe emprit, jahe merah dan jahe gajah.

 Ada banyak kandungan penting senyawa aktif dan minyak esential dalam jahe yang berperan untuk mencegah dan mengobati penyakit seperti kanker dan radang. Seperti yang di kutip dari united states departement of agriculture (USDA) di bawah ini gambar tabel yang menunjukan kandungan nutrisi dari tanaman jahe.

Jenis jahe dan khasiat jahe

Ada tiga jenis jahe yang umum tumbuh tumbuh di indonesia yaitu jahe merah,  jahe emprit dan jahe gajah. Berikut penjelasannya : 

1. Jahe merah (zingiber officinale) 

Seperti nama nya jenis jahe ini meliliki karakteristik berwarna merah pada kulit luar ketika sudah menua. Jenis jahe ini paling banyak digunakan sebagai pengobatan herbal karena memiliki berbagi macam manfaat diantaranya:
  • Anti penuaan.
  • Meredakan sakit otot.
  • Mengobati masalah pencernaan.
  • Menurunkan glukosa darah.
  • Menurunkan kolesterol.
  • Menangkal virus dan bakteri.
  • Meredakan nyeri menstruasi. 
  • Mengurangi rasa mual. 
  • Mengurangi nyeri sendi. 
  • Antikanker.

2. Jahe emprit

Jenis jahe lokal yang memiliki ciri khas warna putih keabuan dan memiliki panjang tidak lebih dari 30 cm dinamana jahe emprit,  jenis ini paling banyak ditemukan di indonesia dan dari segi khasiat tidak kalah dari jahe merah yaitu sebagai antioksida dan menjaga daya tahan tubuh. 

3. Jahe gajah (jahe putih) 

Dari segi aroma jenis jahe ini memiliki bau yang tidak terlalu tajam dan tidak terasa pedas jika dimakan. Jenis jahe gajah ini hampir memiliki khasiat yang sama dengan jahe merah atau jahe emprit dan seringkali dikonsumi dalam keadaan muda. 

Dari ketiga jenis jahe di atas memang ada perbedaan dari segi bentuk,  tekstur dan aromanya tetapi pada intinya ketiga jahe ini memiliki khasiat dan manfaat yang baik untuk kesehatan.